| Keterlibatan Mahawarman dalam Bantuan Banjir Bandung Selatan |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Tuesday, 05 February 2008 | |
Bandung, banjir lagi, banjir lagi,,,,,,,! Dengan persiapan seadanya, setelah mendapatkan kontak dari aparat desa Kamasan, 3 orang anggota aktif Menwa Mahawarman yaitu Okto, Valensia, Kurniawan, dengan menggunakan kendaraan operasional langsung meluncur ke Posko Jabar Peduli untuk segera meluncur ke daerah banjir di Bandung Selatan untuk membantu mengevakuasi korban banjir. Adapun senior yang yang merupakan orang yang termasuk orang yang memotori Jabar Peduli yang turut terjun adalah Pak Soma(YON IV UNINUS), Bu Ipoet(Yon II Unpad), Pak Gurhana(UNPAS). Beberapa daerah yang menjadi target evakuasi adalah Kamasan, Banjar yang kedalamannya sekitar 3 meter, namun banjir di daerah ini hanya merupakan banjir sesaat;Pemengpeuk, Banjar yang kedalamannya hanya sekitar 1,5 meter; dan Bale Endah, Dayeuh Kolot yang merupakan daerah paling parah dan paling lama. Dalam proses evakuasi ini,hal-hal yang bersifat senioritas, perbedaan agama, ras, tidak dibatasi oleh apapun. Adapun kesulitan yang khususnya dihadapi oleh mahawarman adalah kurangnya kesigapan anggota Mahawarman dalam menghadapi suatu hal yang mendesak dalam hal kebencanaan dan masih membutuhkan waktu karena tidak mempunyai komunitas rescue, dan juga tiap anggota belum mengetahui kemampuan masing-masing dalam hal kebencanaan. sedangkan kesulitan secara umum ialah sulitnya mengevakuasi daerah-daerah pelosok yang sempit dengan ukuran perahu yang cukup besar. Beberapa instansi yang terkait dan ikut serta dalam penanggulangan bencana alam tersebut antara lain, MAHAWARMAN, WANADRI,,PJB(Paguyuban Jeep Bandung),WALHI Jabar, STIKES Dharma Husada Bandung, Rapida 10 Jabar Bandung,dll. Kekurangan yang dirasakan salah satu nya adalah terbatasnya operator perahu dan tidak ada pengganti. Untuk harapan kedepannya diharapkan agar masing-masing anggota MAHAWARMAN harus mempunyai kualifikasi khusus dalam bidang kebencanaan dan rescue serta dibentuknya komunitas rescue di MAHAWARMAN.(Mutiara & Seli)
|
|
| Last Updated ( Tuesday, 05 February 2008 ) |
| < Prev | Next > |
|---|
Anggrek terbaik dunia jenis anggrek bulan lokal (Phalaenopsis amabilis) dari Kabupaten Tanah Laut kini tidak bisa ditemukan lagi di hutan Kabupaten Tanah Laut maupun di kawasan hutan Kalimantan Selatan lainnya.
Banteng (Bos javanicus) sebagai salah satu satwa langka penghuni Taman Nasional Alas Purwo dan Baluran di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, keberadaannya kian terancam punah, baik akibat aksi perburuan liar maupun keganasan hewan predator.
Satu ledakan kuat menghantam kompleks kementerian pertahanan yang tiga pekan lalu menjadi lokasi serangan bom bunuh diri yang menewaskan belasan calon tentara, kata koresponden AFP.